JA.com, Agam (Sumatera Barat)--Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Agam dan Kantor Kemenag Agam berikan dukungan penuh terhadap upaya penanganan penyebaran covid19 di kabupaten Agam. Berbagai himbauan bidang keagamaan secara aktif disebarluaskan melalui berbagai media oleh para ulama di seluruh kabupaten Agam.

Bahkan beberapa waktu belakangan para ulama berperan aktif mensosialisasikan himbauan untuk tidak melaksanakan ibadah berjamaah di masjid, baik shalat fardhu maupun shalat Jumat, sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

Seperti halnya disebutkan Drs. Alwisral Imam Zaidallah, M.Pd, pengurus MUI Agam di posko GTP2 Covid-19 Agam, Kamis,(16/4).

Disebutkan MUI baik secara nasional, propinsi maupun di kabupaten Agam, demi keselamatan dan kemaslahatan umat Islam di seluruh wilayah, berperan aktif dalam upaya percepatan penanganan penyebaran virus corona yang dilakukan seluruh elemen yang ada di Indonesia.

Bahkan, untuk menjawab beragam pertanyaan dan kegalauan umat saat ini, secara khusus MUI Agam dan Kantor Kemenag Agam akan membuka siaran langsung tausyiah khusus untuk menanggapi pertanyaan masyarakat terkait dengan berbagai hal terkait dengan masalah keagamaan, “ kita akan coba jelaskan pada masyarakat, tentang berbagai hal berkaitan dengan bidang keagamaan, “ sebutnya.

Mulai Kamis siang ini, sekitar pukul 15.00 WIB di posko utama GTP2 Covid19 Agam, Imam Zaidallah akan membuka siaran langsung via media sosial, baik facebook, instagram dan youtube, yang akan menyarikan berbagai hal terkait dengan langkah-langkah antisipasi penyebaran covid19.

“ Dari berbagai pihak, harus berperan, kami memberi dukungan penuh disisi keagamaan, “ sebut Imam Zaidalllah. * Pandu *
 
Top