JA.com, Agam (Sumatera Barat)--Bupati Agam Indra Catri mengakui pertahanan Agam menghadang Corona berbasis Nagari mulai jebol. Tidak tertutup kemungkinan diperpanjang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dan akan diperketat pertahanan berbasis nagari menghadapi covid-19.

Hal itu disampaikan Indra Catri kepada media karena terungkapnya salah seorang warga Kota Payakumbuh, inisial “J” yang dinyatakan positif terpapar Virus Corona kemaren saat berada di rumah anaknya di Jorong Titih, Nagari Padang Tarok, Kabupaten Agam.

“J” (60) tercatat berdomisili di Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat. Namun sejak ditinggal almarhumah istrinya beberapa tahun belakangan, sekitar 2 atau 3 kali seminggu beliau pulang ke Padang Tarok dan menginap di rumah anaknya. Sampai di rumah anaknya biasanya sudah malam dan pagi-pagi sudah kembali lagi ke Payakumbuh.

“J” dinyatakan positif terpapar Virus Corona kemaren siang, Jumat (1/5) berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang diambil dan dikirim oleh Pemko Payakumbuh ke Labor Unand Padang.

Melihat kondisi yang berkembang Bupati Agam dalam pesannya meminta agar seluruh jajarannya untuk segera dan terus melakukan monitoring dan tracking terhadap pergerakan “J” dan keluarganya beberapa hari sebelumnya.

“Monitor dan tuntaskan proses tracking nya. Kita tak mau kecolongan dan ambil resiko. Setelah itu kita akan ambil tindakan-tindakan penanganan dan sekaligus memperlihatkan kepada masyarakat bahwa ancaman penyebaran Virus Corona itu sangat dahsyat, sangat nyata, sekaligus bisa dijadikan argumen untuk melanjutkan PSBB tahap II,” kata Indra Catri.* Pandu *
 
Top