JA.com, Padang--Anggota DPRD Kota Padang dari partai Nasdem, Dian Anggaraini sangat menyayangkan lambannya pelaksanaan berbagai proyek pembangunan oleh Pemko Padang. Padahal pembangunan itu sudah ditunggu-tunggu masyarakat.

"Sekarang sudah bulan Maret. Belum ada juga yang mulai. Ini kan lamban namanya," sebut Dian, kemarin. Seharusnya, sebut dia, proses tender sudah selesai sejak bulan Januari dan pembangunan sudah bisa dimulai bulan itu. Namun sampai sekarang, menurutnya, Pemko Padang belum melakukan apa-apa.

"Masyarakat sudah menunggu-nunggu jalan mereka segera diperbaiki, ternyata proyeknya belum dimulai juga," tandasnya.

Ia juga mengaku sangat menyayangkan akibat Pileg 2019 ini, proyek pembangunan dilakukan  setelah Pileg.

Bahkan bantuan orang miskin di Baznas pun dikait-kaitkan dengan Pileg. "Dalam kondisi sekarang,  banyak pengajuan ke baznas ditolak mentah-mentah dengan alasan tidak ada bantuan hari ini. Padahal itu hak mereka. Mudah-mudahan akan ada yang bisa berbicara," sebut Dian.

Plt. kepala Dinas PUPR Kota Padang, Yenni Yuliza mengatakan agenda pembangunan  yang telah direncanakan dan dianggarkan di APBD tak ada hubungannya dengan agenda Pileg. Ia mengakui sampai saat ini prosesnya masih jalan. Mulai dari tender konsultan, tender fisik dan penetapan lokasi.

Dijelaskan Yenni, untuk tender konsultan bisa memakan waktu 60 hari atau dua bulan. Kemudian tender fisik beberapa minggu pula. Pihaknya  merencanakan antara fisik dan perencanaan bisa berbarengan. "Lalau prosesnya sudah selesai, pasti fisik akan segera kita mulai," terang Yenni lagi.
 
Top