JA.com, Payakumbuh (Sumatra Barat)--Anggota DPRD Payakumbuh Yanuar Gazali akrab disapa Udo mulai viral di tengah-tengah masyarakat, khususnya kawula muda atau kaum milenial. Bagaimana tidak, beberapa waktu yang lalu, Udo datang dan mensuport salah satu event kaum milenial itu. Dan sekarang Udo bahkan diminta kaum milenial untuk mengadakan event esport.

Dikatakan Udo kepada wartawan, disela-sela kesibukannya mengotak-atik vespa antik miliknya, di kediamannya, Rabu (1/1), kita berharap adanya altlit esport dari kota Payakumbuh ini, karena olahraga esport merupakan olahraga yang di ikutkan dalam ajang bergengsi kelas dunia dan Asian Game.

"Tentu kita harus mensuport mereka, ini merupakan sebuah olahraga bergengsi. Esport ini bisa mereka (kaum milenial) kembangkan menjadi penghasilan untuk meningkatkan perekonomian bagi remaja di kota Payakumbuh ini.

“Sebagai generasi penerus, mereka yang menjadikan game sebagai sumber penghasilan, saya menilai mereka adalah remaja yang kreatif, karena bisa memanfaatkan perkembangan teknologi ke bidang perekonomian mereka," kata Udo.

Ketua umum DPC Partai PDIP Kota Payakumbuh itu menambahkan, agar kaum milenial ingat dengan waktu untuk bermain game, walaupun game merupakan sebuah alat yang sangat menjanjikan untuk menaikan kualitas perekonomian kaum milenial.

"Semua yang kalian kerjakan tidak boleh berkelebihan, walaupun event ini bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan, kalian juga harus ingat waktu. Dan jangan lupakan waktu Salat,” pungkas Udo.

Terpisah, Kiki Zanaqri Ketua dari salah satu tim esport di Payakumbuh, juga Ketua pelaksana event game esport di Payakumbuh menyampaikan, banyak terimakasih dan berharap besar kepada bapak Yanuar Gazali.

"Kaget dan tidak menyangka, seorang anggota DPRD mendukung event kami kemaren, sebelumnya saya mewakili semua peserta dan anggota penyelengara event, mengucapkan ribuan terimakasih kepada bapak Yanuar Gazali. Kami juga berharap penuh, untuk event selanjutnya di adakan piala Yanuar Gazali dalam olahraga esport ini, sehingga akan banyak dari kami mendapat peluang untuk menjadi altlet esport yang berbakat," tutup Kiki. (Farhan)
 
Top