JA.com, Agam (Sumatera Barat)--Bupati Agam Dr. H. Indra Catri meninjau lokasi terdampak bencana banjir bandang di Sungai Dareh, Jorong Pauah, Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Senin, (27/1) sore.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan langkah penanganan yang diinstruksikannya, termasuk tahapan penyelesaian penanganan dampak pasca bencana sesuai jadwal yang ditetapkan.

Bupati dua periode ini langsung ke lokasi ruas jalan yang tertimbun material banjir bandang, akibat luapan air sungai dampak hujan lebat yang terjadi, Sabtu (25/1) kemarin.

Bencana yang terjadi, Minggu (26/1) pagi itu, menyebabkan lahan pertanian seluas 15 hektar, irigasi pertanian dan jalan ditimbun material longsor.

“Kita sudah instruksikan, penanganan pasca bencana segera dilakukan dan tuntas dalam waktu singkat. Pola penanganan pasca bencana di Agam, tetap cepat, tepat dan akurat, supaya aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujar Indra Catri.

Indra Catri menegaskan, penanganan pasca bencana di Sungai Dareh bisa dituntaskan dalam sepekan, dengan dukungan berbagai elemen kebencanaan yang ada di kabupaten Agam.

Penanganan dampak pasca bencana banjir bandang Sungai Dareh ini sudah mulai dilakukan sejak Senin (27/1) pagi, menggunakan alat berat untuk membersihkan lumpur yang memenuhi badan jalan. Termasuk upaya normalisasi aliran sungai yang tersekat akibat tumpahan material longsor di pebukitan pada hulu sungai.


* Pandu *
 
Top