JA.com, Agam (Sumatera Barat)--Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam melakukan pemangkasan pohon yang dinilai membahayakan bagi masyarakat maupun sarana fasilitas umum di Ibu Kota Lubuk Basung.

Saat ditemui, Kamis (23/1/20) pagi di Lubuk Basung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam, Jetson, membenarkan hal tersebut.

“Benar, semua jenis pohon yang dikhawatirkan membahayakan kita pangkas,” tegasnya.

Selain itu, pohon yang dipangkas adalah pohon yang sudah berusia puluhan tahun.

Sejak beberapa bulan terakhir, sekitar 100 batang pohon dipangkas karena dinilai akan tumbang dan menimpa jaringan listrik.

Selain memangkas, pihaknya juga menebang beberapa pohon dan menanam kembali pohon mahoni sebagai pengganti.

Jetson menyebutkan, pemangkasan pohon juga diberlakukan bagi seluruh daerah atau nagari yang rawan bencana.

Mempertimbangkan faktor penyerapan udara kotor, pihaknya pun menanam tanaman bunga.

Jetson menambahkan, dua tahun terakhir di Lubuk Basung semakin pesat penghijauan khususnya areal jalan utama, seperti jalan ke Sport Center.

“Begitu juga di GOR Rang Agam juga ditanam buah-buahan,” terangnya.


* Pandu *
 
Top