JA.com, Limapuluh Kota (Limapuluh Kota).

Lama menanti, Jorong Lubuak Tabuan Kenagarian Pangkalan Kecamatan Pangkalan Kotobaru kembali memiliki jembatan gantung yang layak dilalui. Masyarakat setempat mengaku sangat gembira dan berterimakasih kepada Bupati Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi.

Begiru juga para orang tua, menyebut tidak perlu khawatir lagi anak pergi ke sekolah melewati sarana penyeberangan di Sungai Batang Samo tersebut. Sebab,  jembatan berlantai kayu yang dulunya lapuk dan berlobang itu, kini sudah berubah kokoh dengan lantai mulus dari seng plat.

"Sebelumnya jembatan ini tidak layak untuk dilalui karena lantainya sudah lapuk dan berlobang-lobang. Dengan kondisi jembatan yang buruk itu, kami selalu dihantui kekhawatiran karena jembatan itu merupakan akses satu-satunya bafi anak kami untuk pergi dan pulang sekolah yang berada di Jorong Pasa Baru," ungkap Wali Nagari Pangkalan Rifdal Dt.  Laksamano di hadapan Bupati Irfendi Arbi usai meresmikan jembatan itu,  kemaren.

Dikatakan Rifdal, selain menjadi akses satu-satunya bagi ratusan murid SD yang sekolahnya berada di seberang sungai, jembatan gantung berukuran panjang 65 meter dengan lebar 2,5 meter itu juga senantiasa dilalui oleh 791 warga yang lalu lalang dari Lubuak Tabuan ke Pasa Baru atau sebaliknya. Sebelum diperbaiki,  warga harus ekstra hati -hati untuk melewatinya, sebab kondisi lantai sudah lapuk dimakan usia.

Upaya perbaikan yang dilakukan setiap tahunnya, hanya bertahan sekitar enam bulan saja dan segera rusak lagi. Dengan adanya perbaikan yang menelan biaya sekitar 307 juta, menjadikan jembatan ini benar-benar leluasa untuk dilalui.

"Kami benar-benar bersyukur dan berterimakasih kepada Bupati Irfendi Arbi yang telah mengalokasikan kegiatan rehab jembatan gantung ini.  Sebab,  perbaikan itu sudah lebih delapan tahun kami nanti, "
sela Ketua Bamus Nagari Pangkalan M.  Rasul.

Diakui M Rasul, harapan perbaikan jembatan itu senantiasa disampaikan sejak tahun 2003 lalu. Namun aspirasi masyarakat itu baru terwujud beberapa waktu lalu.

"Selain sebagai sarana transportasi warga,  jembatan yang sudah berumur sekitar 38 tahun itu juga menjadi jalur transportasi puluhan ton hasil pertanian dan perkebunan warga, " ujar M Rasul yang dianggukan Kepala Jorong Lubuak Tabuan Riska Desi Putri.

Sebelumnya Bupati Irfendi Arbi dalam arahannya mengajak semua elemen masyarakat di jorong penghasil gambir ini menjaga infrastruktur tersebut.

“Menjaga infrastruktur ini adalah tanggungjawab semua warga. Mari kita bersepakat untuk menjaganya,” pinta Irfendi.

Ia berharap, jembatan yang bagus itu benar-benar mampu melancarkan transportasi sarana dan prasarana produksi pertanian serta berdampak.positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Saya berharap kehadiran jembatan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat,” simpul Irfendi. (gun)
 
Top