JA.com, Limapuluh Kota (Sumatra Barat)--Kafilah Kecamatan Payakumbuh berjaya meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional Tingkat Kabupaten Limapuluh Kota ke-39, Prestasi gemilang Kafilah Kecamatan Payakumbuh pasca tampil meyakinkan setelah memborong 14 gelar Juara I di sejumlah cabang dengan total perolehan nilai 88. Torehan prestasi ini terungkap pada Penutupan MTQ Nasional Tingkat Kabupaten Limapuluh Kota secara resmi oleh Bupati Limapuluh Kota diwakili Sekretaris Daerah Widya Putra di Lapangan Kayu Nan Tigo, Mungka, Kecamatan Mungka, Senin (28/11/2022).

“Ajang MTQ ke-39 Tingkat Limapuluh Kota di Mungka,  merupakan wahana menumbuhkan semangat untuk mempelajari Al Qur’an sehingga Al Qur’an benar-benar dijadikan pedoman hidup dalam menghadapi pengaruh globalisasi saat ini,” katanya.

Berada pada posisi Juara Umum II Kafilah Kecamatan Guguak disusul oleh Kafilah Kecamatan Akabiluru pada Juara Umum III. Tropi Bergilir Juara Umum I (poin 88) dan Juara Umum II (poin 43)  dan hadiah diserahkan langsung Sekda Widya Putra kepada Ketua yang didampingi Camat dari Kafilah Kecamatan Payakumbuh dan Kecamatan Guguak. Sementara, tropi Juara Umum III (poin 38) diserahkan oleh Kakan Kemenag Limapuluh Kota kepada Ketua yang didampingi Camat untuk Kafilah  Kecamatan Akabiluru.

MTQ Nasional Tingkat Limapuluh Kota berl√†ngsung dari tangal 24 sampai 28 November 2022 ini diikuti oleh 535 orang  dari 13 kafilah kecamatan se-Kabupaten Limapuluh Kota.  Secara umum pelaksanaan MTQ pertama Tingkat Limapuluh Kota pasca pandemi Covid-19 dinilai sejumlah kalangan berlangsung semarak dan diikuti dengan antusias oleh peserta MTQ.

Penutupan MTQ ke 38 Tahun 2022 ditandai dengan penurunan bendera LPTQ oleh Paskibra Pemkab Limapuluh Kota.

Selain Sekda Widya Putra, penutupan juga dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Limapuluh Kota, Asisten I Herman Azmar, Kepala Kantor Kemenag Irwan, Kadiskominfo Eki H. Purnama, Kepala Perangkat Daerah dan Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, tokoh masyarakat mantan Bupati Limapuluh Kota 2016-2021 Irfendi Arbi.

Sekda Widya Putra mengatakan, MTQ juga merupakan perwujudan dari tanggung jawab semua pihak untuk memberikan pendidikan kepada generasi muda, terutama pendidikan berbasis agama Islam.

“Model pendidikan yang memuat nilai-nilai Islami, juga merupakan proram unggulan pemerintah daerah,” ujarnya.

Dikatakan, penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh Kafilah beserta Official yang datang dari 13 kecamatan. Diyakini setelah berakhirnya ajang MTQ dan kembali pulang ke Kecamatan-masing masing, para Khafilah akan menjadi contoh dan motivator bagi masyarakat sekitar, sehingga pembelajaran Al Qur’an seperti tahfiz, tilawah dan tartil Quran semakin marak dan berkembang di tengah masyarakat.

"Mari kita jadikan momentum MTQ ke 39 ini sebagai era kebangkitan generasi Qurani dalam rangka mewujudkan Limapuluh Kota Madani, beradat dan berbudaya dalam kerangka adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah", pungkas Sekda Widya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Limapuluh Kota H.Irwan memberikan apresiasi sekaligus mengutarakan rasa bangganya kepada seluruh panitia dan masyarakat Mungka yang telah mensukseskan MTQ ke- 39.

"Beberapa pendapat mengatakan, bahkan ada kawan kawan yang mengatakan ditingkat Provinsi bahwa MTQ Nasional tingkat Kabupaten Limapuluh Kota yang ke 39 ini penyelenggaraannya dapat disetarakan dengan penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi. Alhamdulillah ini telah menghasilkan Qory dan Qoriah terbaik serta Hafiz dan Hafizah terbaik Kabupaten Limapuluh Kota yang akan kita persiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi tahun 2023 mendatang di Solok Selatan," tutupnya. (MG)
 
Top