JA.com, Tanah Datar (Sumatra Barat)--Meriahkan Festival Pesona Minangkabau (FPM) 2022 yang dipusatkan di Istano Basa Pagaruyung Club Automotive Sumatera Barat, Riau dan Jambi kopi darat (Kopdar) di Istano Basa Pagaruyung Tanah Datar.

FPM 2022 pasca dibuka resmi Staf Ahli Kementerian Parekraf Bidang Inovasi dan Kreativitas Josua Puji Mulia Simanjuntak, didampingi Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joenaldi, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Bupati Richi Aprian dan beberapa Pejabat lainnya Kamis 17 November berlangsung meriah, rangkaian kegiatan turut mengisi event yang sudah dimulai semenjak tahun 2017 lalu itu.

FPM merupakan event wisata budaya Minangkabau terbesar di Sumatera Barat dan masuk Wonder Kharisma Event Nusantara Kemenparekraft semenjak tahun 2017 lalu. Event ini digelar dalam rangka mempromosikan keunikan budaya Minangkabau dan pesona wisata Tanah Datar, Sumatera Barat.

Sukseskan perhelatan seni dan budaya authentic Minangkabau itu, berbagai pihak dan sponsor turut memberikan dukungan sehingga perhelatan yang juga puncak dari Program Unggulan (Progul) Satu Nagari Satu Event itu berjalan meriah dan sukses.

"Tanah Datar unik ada 166 destinasi wisata dan itu juga didukung dengan adat, budaya, seni dan juga kuliner spesifiknya. Hari ini dihari yang sama ada tiga event yang dilaksanakan yaitunya yang saya buka sendiri di Nagari Singgalang, Festival Rang Singgalang, kedua Alek Pacu Jawi yang dibuka Pak Wabup Richi Aprian dan di Istano Basa Pagaruyung ini ada berbagai penampilan, seperti silat, randai, fashion show, lomba foto graphy dan lainnya,” ucap Bupati Eka Putra.

Hal itu dikatakan Bupati Eka Putra ketika menerima kunjungan sekaligus penyerahan piagam kepada Kopdar Gabungan Komunitas Automotive Sumbar, Riau dan Jambi, Sabtu (19/11/2022) di Istano Basa Pagaruyung.

Dikatakannya, selain di event FPM ini, juga disediakan booth-booth UMKM yang menampilkan berbagai jenis makanan spesifik dan kerajinan dari 14 kecamatan di Tanah Datar, sehingga potensi spesifik daerah dimunculkan di event tersebut.

“Saya bangga dengan event ini, Saya lihat antusias pengunjung cukup ramai, hampir setiap stand pameran Saya tanya rata-rata mereka mengatakan banyak barang yang terjual. Alhamdulillah, itu artinya event-event seperti ini dapat meningkatkan perekonomian di samping mempromosikan produk daerah mana setiap nagari itu ada ciri khas,” ucapnya.

Ditambahkan Eka Putra, Desember nanti juga akan ada event bertaraf Internasional disini yaitu kongres Bundo Kanduang se-dunia, dan dengan konsep seperti ini nanti yang juga menampilkan produk UMKM dan makanan tradisional dari zaman dahulu tentu akan berdampak baik juga bagi perekonomian masyarakat dan daerah.

Bupati Eka Putra juga mengucapkan terima kasih kepada club otomotive setidaknya ada 60 capter termasuk club motor besar yang hadir, sehingga hunian seperti hotel dan homestay di Tanah Datar penuh.

Dihari ketiga pelaksanaan event yang juga turut dihadiri Wakil Bupati Richi Aprian dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut pada saat fashion show turut tampil Ny. Patty Richi Aprian dan turut dimeriahkan penampilan artis minang Kintani yang juga berduet dengan Bupati Eka Putra.

Usai pemberian piagam pada masing-masing capter tersebut Bupati Eka Putra menyambangi stand pameran, sembari berjalan tidak sedikit pengunjung yang mengajak berswa foto. (MG)
 
Top