JA.com, Tanahdatar (Sumatera Barat)--Sedikitnya sebanyak 161 siswa alias santri Madrasah Aliyah Negeri  (MAN) 3 Tanah Datar, mengadakan kegiatan Tadabur Alam. Kegiatan untuk menyegarkan pikiran dan terlepas dari beban rutinitas dalam keseharian itu juga diikuti sedikitnya 26 orang guru.

Tadabbur alam atau Rihlah yang diambil dari bahasa arab ini berarti perjalanan, perjalanan mentadabburi alam dengan maksud dan tujuan yang baik dan di dasarkan niat kepada penguasa sekalian alam.

Objek wisata Puncak Pato yang berlokasi di Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar menjadi sasaran tujuan utama dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh siswa-siswi dan guru MAN 3 Tanah Datar tersebut.

Kepala MAN 3 Tanah Datar Ardoni Ernanda, M,Ag mengatakan, kegiatan Tadabur Alam ini juga bertujuan untuk mempertajam insting dalam mengetahui tanda-tanda atau signal yang diberi oleh sang penguasa alam yang tentunya juga berguna untuk meningkatkan iman kepada Allah SWT.

"Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempromosikan madrasah dan destinasi wisata Puncak Pato yang lokasinya sekitar 2 km dari sekolah kami," kata Ardoni, Sabtu (16/2) di Tanah Datar.

Dikatakan Ardoni,  kegiatan itul dapat semakin mengikat tali silaturahmi antara siswa dan guru. Dapat membentuk karakter yang disiplin, jujur, bermartabat, bertanggungjawab dan kemandirian, terkhusus untuk siswa yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti Ujian nasional nanti.

Acara dimulai dengan pembacaan Al-quran oleh R Adila Rani. Kemudian, pembacaan Asmaul Husna sebagai penyejuk jiwa dibacakan oleh Ustadz Deri Afdil Bustamam, M.Pd.I. Dan acara tersebut diakhiri dengan syukuran dan makan bersama. (MG)
 
Top