MAGELANG,-- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang bekerjasama dengan instansi terkait melaksanakan Sosialisasi Sekolah Adiwiyata di Aula SD Negeri Sawitan, Sabtu (23/02)

Acara ini dihadiri oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Magelang, Drs. Joko Sudibyo MT, Babinsa Kelurahan Sawitan Serka Agus, Lurahan Sawitan Ilkhanudin SH, Kepala Puskesmas Kota Mungkid, Guru, Komite sekolah dan seluruh wali kelas SDN Sawitan yang menjadi calon sekolah Adiwiyata Kabupaten Magelang.

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang sekaligus memberikan sambutan dan pemaparan mengenai perkembangan sekolah Adiwiyata yang ada di Kabupaten Magelang.

Dalam sambutanya Joko Sudibyo menyampaikan harapkan nya agar SD Negeri Sawitan yang menjadi rintisan sekolah adiwiyata mempersiapkan dalam rencana tersebut.

Adiwiyata sendiri adalah salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup dalam rangka mendukung terciptanya pengetahuan dan kewaspadaan sekolah lanjutan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

Dalam program ini diharapkan setiap pelajar dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindarkan perkembangan lingkungan yang negatif.

Tujuan Program Adiwiyata adalah menciptakan tempat yang baik bagi sekolah agar menjadi tempat belajar dan penyadaran kepada seluruh warga sekolah, sehingga dikemudian hari dapat membantu dalam mendukung - membantu penyelamatan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Program Adiwiyata dikembangkan berdasarkan norma - norma kebersamaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, keadilan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam.

"Aspek edukaif, partisipatif dan berkelanjutan sangat perlu diperhatikan dalam sekolah adiwiyata "tegas Joko.

Dengan kepedulian kita kepada lingkungan serta membiasakan hidup yang bersih, sehat dan indah itu artinya kita sudah berperan dalam menjaga alam.

Diahir sambutanya Joko menegaskan kalau program sosialisakan tersebut akan terus kita laksanakan baik di sekolah-sekolah hingga sampai ke desa-desa" (pendim)
 
Top