JA.com, Tanah Datar (Sumatra Barat)--Penyebaran virus Corona (Covid-19) hari ke hari semakin meningkat di beberapa wilayah di Indonesia. Bagi daerah yang belum ditemukan positif Covid-19 diminta tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan.

Sebagai bahan evaluasi, Gugus Tugas Tanah Datar kembali menggelar rapat di posko penangangan Covid-19 yang turut dihadiri anggota gugus tugas termasuk jajaran TNI dan Polri.

Sekda Irwandi mengatakan walaupun saat ini kasus positif Covid-19 belum ada di Tanah Datar, upaya pencegahan baik melalui sosialisasi, edukasi dan aksi terus dilakukan.

“Tidak harus menunggu ada kasus yang positif baru bergerak, upaya pencegahan melalui edukasi, sosialisasi termasuk penyemprotan desinfektan dilakukan secara berkala,” ungkap Irwandi.

Irwandi juga berharap peran serta aktif camat dan walinagari mendukung pencegahan masuknya virus ke Tanah Datar.

“Dengan adanya kebijakan meliburkan aktivitas belajar di sekolah dan perguruan tinggi, adanya potensi pulangnya anak kemenakan kita dari luar daerah atau warga yang baru balik dari daerah terkonfirmasi pandemi Corona. Ini harus disikapi dengan serius, dengan kepatuhan memeriksakan diri ke puskesmas terdekat,” sampainya.

Sementara Kadis Kesehatan dr. Yesrita Zedrianis mengatakan, persoalan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) khususnya baju pelindung di puskesmas dan rumah sakit. “Kita sudah cek ke produsen namun baru bisa diakomodir paling cepat tiga bulan,” sampainya.

Dr. Yesrita juga melaporkan kondisi sampai hari ini (Senin-red) di Tanah Datar, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 54 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 2 orang dan alhamdulillah belum ada yang dinyatakan positif.

Di kesempatan berbeda di posko, Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma mengajak seluruh lapisan masyarakat melakukan upaya-upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Melaksanakan pola hidup bersih dan sehat, sangat dianjurkan serta menghindari keramaian dengan lebih banyak beraktifitas di rumah,” ucap Wabup.

Wabup juga meminta orang tua mengawasi aktifitas anak-anak usai dikeluarkan kebijakan proses belajar secara daring.

“Kepada pengelola objek wisata, pengelola rumah makan dan restoran, hotel atau penginapan, pengurus masjid dan mushalla agar melakukan pembersihan,” pesannya lagi.

“Untuk iven atau agenda daerah yang melibatkan orang banyak seperti kegiatan keagamaan, pacu jawi, buru babi dan lainnya agar ditunda,” ungkapnya.

Sementara Ketua DPRD Roni Mulyadi Dt. Bungsu menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, TNI dan Polri yang telah membentuk posko gugus tugas.

“Atas nama masyarakat Tanah Datar, DPRD akan memberikan dukungan pelaksanaan kegiatan dalam pencegahan dan penanganan baik secara politis ataupun kebijakan anggaran,” ucapnya.

Untuk itu ungkap Roni Mulyadi Dt. Bungsu masyarakat dihimbau agar mengikuti dan melaksanakan dengan sungguh-sungguh himbauan pemerintah daerah.

“Harapannya, kita semua jadi pahlawan keselamatan sehingga Tanah Datar terhindar dari virus Corona,” ucapnya. (MG)
 
Top