JA.com, Pasaman Barat (Sumatra Barat)--Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Nagari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat resmi dibuka Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto, Jumat (26/8/2022) sore di alun-alun Rumah Gadang Jorong Koto Dalam. Dalam kesempatan itu, masyarakat setempat meminta gerakan Magrib Mengaji tidak hanya berupa Surat Edaran, namun dipertegas dengan Peraturan Daerah (Perda).

Selain itu, ditambah dengan seluruh SD, SMP dan SMA mengaji di sekolah di awal pelajaran dimulai. Hal itu disampaikan oleh Ketua Pelaksana MTQ Nagari Sungai Aur, Adi Saputra. Menurutnya, MTQ yang diselenggarakan di Sungai Aur merupakan sebagai bentuk mendukung program Magrib Mengaji dan persiapan menghadapi MTQ tingkat kabupaten di masa mendatang.

"Kegiatan MTQ Ini bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah daerah yaitu magrib mengaji. Namun, kami meminta agar Pemda Pasbar dan DPRD membuatkan Perda tentang magrib mengaji ini," kata Adi Saputra.

Sebab melalui MTQ ini lanjutnya, generasi muda diharapkan dapat mempedomani Alquran di dalam kehidupan. "Karena yang menjadi kecemasan kita ke depan adalah mengaji tidak menjadi rutinitas masyarakat lagi, apalagi melihat generasi muda saat ini lebih sibuk bermain HP dari pada mengaji," terangnya.

Sementara itu, apa yang dicemaskan oleh masyarakat Sungai Aur juga dirasakan oleh Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto. Ia menilai dengan adanya perubahan gaya hidup dengan kehadiran teknologi diakui bisa merubah tatanan kehidupan masyarakat.

Ia menambahkan, adanya MTQ dan juga magrib mengaji ini, menjadi salah satu cara pemerintah dalam melakukan pembinaan di bidang keagamaan kepada generasi muda.

"Di era teknologi, globalisasi dan informasi saat ini, jika generasi muda tidak dibekali dan dibentengi dengan ilmu agama, ditakutkan akan mengikis mental akhlak generasi muda Pasbar. Kita harapkan melalui kegiatan MTQ ini, generasi muda kita terbiasa dan gemar membaca Al-Qur'an sebagai pedoman mereka di masa datang," kata Wabup Risnawanto.

Ia memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyelenggarakan MTQ tingkat nagari hingga menuju MTQ tingkat kabupaten dan tingkat provinsi. Sehingga MTQ menjadi budaya bagi masyarakat Pasbar khususnya generasi muda.

"Dalam MTQ ini bagaimana kita menyiapkan kaderisasi kita untuk ajang MTQ lebih tinggi. Salah satunya aset kita adalah Tirta generasi Sungai Aur ini," ujarnya.

Hadir dalam pembukaan MTQ ini, Anggota DPRD Pasbar Nazwar SH, Sekda Pasbar Hendra Putra, Kepala OPD, perwakilan Kemenag, Camat Sungai Aur dan stakeholder terkait lainnya.

Sebelum  dibukanya MTQ Nagari Sungai Aur, kafilah MTQ melakukan pawai terlebih dahulu dari Puskesmas Sungai Aur yang dilepas oleh Bupati Pasbar Hamsuardi, kepala OPD, Camat Sungai Aur Armaizon menuju panggung utama alun-alun Rumah Gadang Jorong Koto Dalam.

MTQ Nagari Sungai Aur Kecamatan Sungai Aur ini melibatkan 400 lebih peserta dari 22 jorong yang ada di wilayah Kecamatan Sungai Aur, dengan melombakan MTQ, Tartil, Tilawah, Tartil Wirid Yasin, dan lomba Qasidah. (WZ-MG)
 
Top