JA.com, Lubuk Basung (Sumatera Barat)--Genap sudah penderitaan Nursalti (47), seorang janda dengan tujuh orang anak. Semenjak suaminya meninggal dunia tahun 2015 silam, ia mengalami kelumpuhan akibat stroke. Belum lagi, satu dari tujuh anaknya tersebut mengalami keterbelakangan mental.

Kondisi memprihatinkan satu keluarga miskin di Dusun II Languang, Jorong Sago,  Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam menggugah Ikatan Wartawan Online Kabupaten Agam.

Mendengar kabar ini secara spontan menghimpun sedikit sumbangan. Bersama Dinas Sosial Kabupaten Agam, IWO Agam yang diwakili Muhammad Fadillah,  Windra Purnama dan Virgo Fernandes menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai kerumah Nursalti, Senin, (17/6/2019), sore.

Tak dapat menahan haru, Nursalti meraung menangis saat menerima bantuan. Saat itu kondisi Nursalti sendiri tengah kurang sehat dan duduk di kursi roda.

Penyerahan bantuan tersebut IWO Agam juga ditemani Wali Nagari Manggopoh Ridwan dan Wali Jorong setempat, Nasrial.

Anak tertua Nursalti, Siska (28) yang saat itu sedang berada di rumah menyebutkan, selama ini untuk menopang kehidupan ibu dan adik-adiknya sehari-hari, ia mengirim dari perantauan. Tak hanya ia, adiknya Ari (24) juga menjadi tulang punggung keluarga mereka.

"Saya telah berkeluarga dan tak beberapa hari lagi kembali perantauan. Hanya adik saya Ari yang paling diandal menjaga dan menutupi kebutuhan ibu dan adik-adik. Ari sehari-hari bekerja sebagai kuli panen sawit," ujar Siska.

Dijelaskan, hasil kebun juga sedikit membantu dan tetangga dan sanak keluarga sering juga membantu

Diakui, sebenarnya untuk berobat Nursalti mempunyai BPJS, namun terkendala yang mengantarkan dan menjaga dirumah sakit tidak ada.

Menanggapi kondisi Nursalti dan anak-anaknya, Wali Nagari Manggopoh Ridwan menyebutkan, kondisi keluarga Nursalti juga menjadi bagian dari perhatian nagari, bahkan dalam jangka panjang, anak-anak Nursalti yang masih sekolah akan dimasukan dalam program anak asuh perantau Manggopoh yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Srikandi Manggopoh (IKSM).

Sementara Kadinsos Agam Kurniawan Syahputra, berterimakasih atas reaksi cepat tanggap IWO Agam bersama pemerintah nagari Manggopoh yang merespon informasi dari masyarakat itu.

”Kita mendorong langkah-langkah yang akan dilakukan, untuk meringankan beban keluarga Nursalti,” sebut Kurniawan Syahputra.

Dikesempatan yang sama,  Ketua IWO Agam, Harmen menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dari komitmen bersama ketika menegakan organisasi wartawan ini di Agam April lalu.

"Apa yang diberikan ini memang tak seberapa, mudah-mudahan bisa meringankan sedikit beban hidup mereka dan semoga ini bisa memotivasi semua orang membantu ibu Nursalti ini,” ungkap Harmen.

Terakhir kepada anggota IWO Agam, Harmen meminta, jangan pernah takut untuk berbuat baik, karena kebaikan itu akan kembali pada diri kita.

"Ini contoh sederhana yang selalu bisa kita lakukan secara bersama sebagai wartawan selain menulis berita. Ada kepuasan tersendiri ketika bisa membantu sesama, apalagi saat orang tersebut benar membutuhkan," pungkas Harmen. (Pandu)
 
Top