JA.com, Tanah Datar (Sumatra Barat)-- Bupati Tanah Datar Eka Putra resmikan Mesjid Nurul Qolbi, sekaligus meletakkan baru pertama, pembangunan Pondok Pesantren Tahfizh dan Asrama Yatim Duafa Penghafal Al Qur'an Rumah Tahfizh Dengan Hati, kemarin di nagari Pagaruyung, kecamatan Tanjung Emas.

"Dengan telah berdirinya mesjid yang megah, tentunya bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar dan juga para santriwan dan santriwati Rumah Tahfizh Dengan Hati," katanya.

Dikatakan, seindah dan sebagus apapun sebuah rumah ibadah, tentulah lebih afdal dan lebih baik juga jika turut dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan disamping ibadah shalat lima waktu.

"Atas nama pemerintah daerah,saya menyampaikan terima kasih kepada donatur dan dermawan yang menyisihkan hartanya untuk membangun masjid ini dan tentunya hal yang sama diharapkan untuk penyelesaian ponpes dan asrama," katanya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan seperti ini sebagai bentuk dukungan pelaksanaan kegiatan keagamaan di Tanah Datar.

"Perhatian pemerintah daerah terhadap bidang keagamaan, tercermin dalam Visi dan Misi Tanah Datar yakni Mewujudkan Tanah Datar Madani, Berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Dan salah satu bentuk dukungan kegiatannya adalah Program 1 Rumah 1 Hafiz/hafizah," terangnya.

Khusus Program 1 Rumah 1 Hafiz/hafizah, kata Eka, Pemerintah juga telah melakukan pemasangan stiker di rumah yang ada anak Hafiz/hafizah.

Sementara itu ketua Yayasan Hidayatul Qolbi sekaligus pengurus mesjid Nurul Qolbi Thamrin Sulaiman menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan bupati bersama rombongan.

"Alhamdulillah, di tengah kesibukannya pak
bupati menyempatkan diri hadir meresmikan masjid ini yang penyumbang terbesarnya pengusaha Kopi di Tanah Datar dan tanahnya merupakan wakaf donatur kita," katanya.

Thamrin menambahkan, yayasan yang sudah berdiri sekitar 10 tahun juga mempunyai Pondok Tahfiz Dengan Hati yang saat ini memiliki santriwan/santriwati sebanyak 170 orang.

"Alhamdulillah, masjid ini tentunya sangat bermanfaat bagi santriwan dan santriwati kita, dimana ada 25 orang yang mondok maupun yang lainnya dan masyarakat sekitar," pungkasnya.

Turut hadir anggota DPRD Tanah Datar, Kajari Batusangkar, kepala Bank Nagari Cabang Batusangkar, kepala BKD, Kalaksa BPBD, kadis Sosial, kabag Kesra, camat Tanjung Emas, wali nagari dan undangan lainnya. (MG)
 
Top