JA.com, Agam (Sumatera Barat)--Pemerintahan Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, menganggarkan Rp 217 juta untuk membangun Jembatan Puduang di Jorong Sitingkai.

Camat Palupuah, Hasrizal menyebutkan, anggaran itu bersumber dari dana desa tahun 2020. Pengerjaannya sudah dimulai pada 10 Mei 2020, yang dilakukan secara swakelola dengan lama pengerjaan 90 hari kerja.

“Jembatan Puduang yang dibangun dengan panjang 17 meter dan lebar 1,5 meter ini, untuk penghubung jalan usaha tani yang sudah dibangun sebelumnya,” katanya.

Menurut Hasrizal, apabila jembatan ini selesai dikerjakan, maka masyarakat akan mudah mengangkut hasil pertaniannya. Sebab, sebelumnya hanya memanfaatkan titian kayu untuk akses masyarakat ke areal pertaniannya.

Bahkan katanya, jalan dan jembatan salah satu faktor yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk itu, seiring dengan telah dibangunnya jalan usaha tani beberapa tahun lalu, juga disusul dengan pembangunan jembatan.

“Lahan pertanian masyarakat di areal itu cukup luas lebih kurang 30 hektar,” terangnya.

Dengan luasnya areal pertanian masyarakat, maka fasilitas yang akan menunjang usaha pertaniannya juga harus memadai.


* Pandu *
 
Top