TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 di Kabupaten Solok Selatan (Solsel) resmi dibuka, ditandai dengan pemukulan gong oleh Komandan Resor Militer (Danrem) 032/Wirabraja didampingi Bupati Solsel Muzni Zakaria, beserta unsur forkompimda di lapangan Bidar Alam, Kecamatan Sangir Jujuan, Rabu (2/10).

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengatakan, kegiatan TMMD ini  secara nyata memberikan bukti membantu pemerintah dalam meningkatkan ekselerasi pembangunan di daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebutkan, pembukaan jalan baru Talantam – Padang Limau Sundai dipercayakan kepada TNI karena ia meyakini pencapaian hasilnya akan maksimal bahkan biasanya melebih target. “Biasanya kalau sudah bapak-bapak TNI yang mengerjakan, hasilnya akan jauh lebih baik,” tuturnya.

Disamping itu, ia juga mengatakan, jalinan hubungan silaturahmi dan kedekatan masyarakat dengan TNI akan timbul dengan adanya TMMD ini.

“Sasaran TNI adalah daerah terisolir, terluar maupun yang terkena bencana dan mengupayakan percepatan akselerasi pembangunan,” ujarnya.

Untuk TMMD ke-106 di Solok Selatan dilaksanakan di Nagari Padang Limau Sundai, dan salah satu sasarannya membuka jalur ke daerah terisolir yaitu Talantam.

Muzni berharap program TTMD yang dilaksanakan mencapai hasil maksimal demi kesejahteraan rakyat.

Sementara itu, Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo meminta agar program TMMD bisa mencapai target sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Disamping itu, ia juga berpesan kepada anggota TNI agar selalu menjaga kesehatan selama bekerja, dan bisa membagi waktu sehingga membuahkan hasil yang maksimal.

“Kepada anggota yang bekerja, pertama menjaga kesehatan, kita tahu batas waktu, bisa mengatur waktu, juga bisa mencapai progres batas yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Ia juga berpesan, agar seluruh elemen masyarakat tidak terhasut dengan banyaknya berita-berita yang tidak jelas.

 “Yang kita utamakan selalu untuk kepentingan bangsa kemudian kita ajak yang lain untuk bersama,” tuturnya.

Komandan Kodim 0309 Solok Letkol Arh Priyo Iswahyudi mengatakan padaTMMD ke 106 ini pihaknya menurunkan 122 TNI dibantu 10 orang dari anggota Polri dan penyuluh.

Ia menyebutkan, sasaran fisik yang dilaksanakan selama TMMD yaitu pembukaan jalan baru sepanjang enam kilometer dengan lebar empat meter serta pengerasan jalan dua kilometer. Selain itu juga ada pemasangan gorong-gorong di 11 titik yang dilaksanakan selama satu bulan ke depan.

Sedangkan dari segi non fisik katanya, pihaknya melakukan penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan, sosialisasi pendidikan, khamtibmas, narkoba dan KDRT.

Wali Nagari Padang Limau Sundai, Kecamatan Sangir Jujuan, Ali Musar mengatakan, pembukaan jalan baru dari nagarinya menuju Nagari Luubk Ulang Aling Selatan sangat diharapkan dan diimpikan oleh masyarakat.

Ia mengatakan, dengan dibukanya akses jalan itu, maka lebih kurang enam ribu penduduk akan merasakan manfaatnya dimasa mendatang.

“Akses ke pusat pemerintahan di Padang Aro akan lebih dekat dan mudah dengan jarak tempuh setengah jam,” tururnya.

Dengan telah dibukanya jalan baru ini, pihaknya berharap akan ada peningkatan jalan di tahun 2020.

Turut hadir, Kadis Potensi Maritim, Lantamal II Teluk Bayur, Letkol Erwin D, Danlanud diwakili Letkol Asmadjijanto Kadis Ops Lanud Sutan Syahril, Ketua DPRD Solsel, Zigo Rolanda, Sekkab Solsel Yulian Efi, Kajari Solsel, M. Bardan, Pabung Kodim 0309 Solok, Mayor (Inf) Togar Harahap, Ka Kemenag Syahrul M, Kapolsek Jujuan Iptu Indra Putra, Kepala OPD, Camat, Walinagari, Pimpinan perbankan dan sejumlah perusahaan dan tokoh masyarakat beserta siswa-siswi SMA, SMP dan SD se Kecamatan Sangir Jujuan. (dirman/rilis)*.
 
Top