JA.com, Tanah Datar (Sumatra Barat)--Demi mendukung program pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kiprah Palang Merah Indonesia Tanah Datar dalam membantu masyarakat baik dalam hal penanganan kebencanaan, memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang sedang dalam pertolongan medis maupun kiprah PMI dalam bidang kemanusiaan lainnya, Ketua PMI Ny. Lise Eka Putra pimpin rapat pleno diawal tahun 2023 yang diikuti oleh Pengurus PMI Tanah Datar dan staf markas PMI Tanah Datar, Rabu (04/01/2023), kemarin di Gedung Indo Jolito Batusangkar.

“Kita PMI, tujuan kita adalah kemanusiaan, terutama yang membutuhkan darah. Disaat ada bencana kita juga harus turun langsung ke lokasi membantu pemerintah tanpa membeda-bedakan dimana ataupun siapa, dengan penuh semangat kemanusiaan,” ucapnya.

Ny. Lise berharap, PMI lebih maksimal lagi berbuat, keterlibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkolaborasi dengan stake holder, keterlibatan PMI pada event-event daerah dan juga penguatan kelembagaan PMI di 14 kecamatan dan relawan di seluruh wilayah Tanah Datar.

Diakuinya, kebutuhan darah di Tanah Datar terkadang tidak mencukupi. Kebutuhan 1.500 kantong per tahun, sementara stok tersedia tidak mencapai setengahnya. Dari itu harus mensuplay dari berbagai daerah. Selaku Ketua PMI, Ia berharap PMI Tanah Datar terus berupaya menggalang pendonor darah dan mensosialisasikan pentingnya setetes darah bagi kehidupan orang lain.

Sebelumnya Sekretaris PMI Tanah Datar Faisal, mengatakan jika rapat pleno dilakukan 4 (empat) kali dalam setahun dan juga ada pertemuan internal antar pengurus yang dilakukan 1 (satu) kali dalam dua bulan dengan berbagai agenda seperti membahas kegiatan operasional transfusi darah serta pencapaian target dan sasaran kegiatan PMI yang telah ditentukan.

Dikatakannya lagi, dalam waktu dekat agenda yang akan dilaksanakan adalah pelantikan Pengurus PMI kecamatan dan agenda lain seperti pengembangan Markas PMI Tanah Datar melalui pendekatan terintegrasi dengan dukungan mitra terkait.

“Berbagai agenda dan kegiatan akan dilakukan dalam rangka memperkuat kelembagaan dan upaya membantu pemerintah dalam tanggap bencana dan donor darah seperti memfasilitasi dan ikut terlibat dalam setiap kegiatan Tanggap Darurat Bencana (TDB). Memberikan layanan kesehatan dan pertolongan pertama, juga meningkatkan persentase pendonor darah sukarela serta nara sumber kepalangmerahan,” ujarnya. (MG)
 
Top