JA.com, Tanah Datar (Sumatra Barat)--Pasca bencana banjir bandang dan longsor yang melanda kabupaten Tanah Datar, pencarian korban hilang tetap dilakukan oleh 344 personil tim gabungan di bawah koordinasi Basarnas.

"Hari ini nihil dan tadi pencarian sempat terhenti karena hujan, jadi sampai pukul 20:00 WIB-red malam ini jumlah korban meningal sebanyak 29 orang dan 13 orang korban lagi masih hilang," kata Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM, kemarin di Indojolito,  Batusangkar.

Dikatakannya, upaya pencarian korban hilang akan terus dilakukan oleh tim gabungan sampai masa tanggap darurat berakhir pada tanggal 25 Mei mendatang.

"Khusus untuk pencarian korban hilang, sesuai aturan memang dilakukan dalam jangka waktu 6 x 24 jam sejak peristiwa terjadi. Namun tim akan memperpanjang apabila ada permintaan dari pihak keluarga atau ahli waris," ujarnya.

Lebih lanjut, berdasarkan evaluasi dan laporan dari 5 sektor atau area pencarian korban, hari ini hasilnya nihil.

"Saat ini tim masih berusaha untuk mengidentifikasi 5 orang korban yang telah di temukan," jelasnya

Ia, menyampaikan terima kasih dan juga berharap petugas yang berada di lapangan maupun yang di posko untuk terus bersemangat dan menjaga kesehatan.

"Kita telah menyiapkan tenaga medis untuk mengecek kesehatan tim yang bekerja tanpa mengenal lelah. Tugas kita masih cukup banyak dan cukup berat ke depan, tetap semangat dan jaga kesehatan, semoga apa yang kita lakukan menjadi ladang ibadah di sisi Allah SWT," harapnya.

Ia berharap, agar tim gabungan semakin kompak dalam bekerja dan saling berkoordinasi sehingga mencapai hasilnya akan maksimal.

"Apapun persoalan, permasalahan dan hambatan yang terjadi di lapangan, silahkan disampaikan dalam rapat evaluasi sehingga bisa segera dicarikan solusinya," pungkasnya. (MG)
 
Top