JA.com, Padang (Sumatera Barat)--Dalam beberapa tahun terakhir di Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-349, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan pencapaian pembangunan di Gedung DPRD Kota Padang, Selasa (7/8/2018)

“Sejak kami Mahyeldi-Emzalmi dilantik pada 2014, hal-hal mendasar telah diwujudkan untuk membuat masyarakat sejahtera,” katanya di Padang, Selasa.

Ia menyebutkan mulai dari pembangunan jalan lingkungan yang hingga pada 2017 mencapai 294,92 kilometer dan tahun ini ditargetkan bertambah sepanjang 34,73 kilometer sehingga pada akhir 2018 menjadi 329,66 kilometer.

“Jalan lingkungan ini memudahkan akses kendaraan masuk ke pemukiman masyrakat sehingg berdampak pada perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah
Selain itu pembukaan akses dari Nipah menuju Pantai Aia Manih yang membuat jumlah kunjungan wisatawan meningkat pesat bahkan mencapai 300 persen. Jalan tersebut ke depannya akan diperlebar sehingga membuat pengendara melewatinya.

Pembukaan jalur tersebut berdampak bagi masyarakat di kawasan Batang Arau dan Pantai Aia Manis yang membuka usaha kecil dan menengah di kawasan tersebut.

Setelah itu pembangunan Pasar Inpres fase I hingga VII yang telah selesai membuat kawasan pasar menjadi lebih aman dan nyaman. Target menjadi pusat perdagangan tradisonal moodern semakin dekat. Ditambah program revitalisasi pasar-pasar satelit yang biasanya menjadi sumber kemacetan sekarang berubah menjadi lancar.

Kemudian pembangunan drainase primer maupun sekunder yang telah dilakukan telah mampu meminimalkan genangan air hingga 50 persen lebih saat hari hujan. Meskipun masih ada titik yang kerap digenangi air ketika hujan seperti kawasan RSUD Dr Rasidin, Aia Pacah, kawasan Kantor Wali Kota dan lainnya, pihaknya terus berupaya agar hal itu dapat dibenahi.

Pada bidang pendidikan, pendidikan gratis masih terus berjalan dengan sehingga program ini mendorong terciptanya pemerataan kualitas pendidikan. Saat ini pihaknya mengakui tingginya minat belajar membuat ruang kelas berkurang dan akan terus ditambah untuk mencukupi kebutuhan masyarakat terutama di kawasan timur dan selatan Kota Padang.

Kemudian hasil ujian nasional 2018 tingkat SMP, Kota Padang berhasil menjadi yang terbaik di Sumbar, sebelumnya pada 2017 hanya menduduki peringkat kelima di Sumbar. Capaian ini tentu akan terus ditingkatkan dengan mendorong percepatan pembangunan saran dan prasarana pendidikan.

Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti mengatakan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Padang ke-349 merupakan sebuah momentum untuk melakukan evaluasi atas kinerja beberapa tahun terakhir.
“Sejauh mana pemanfaatan anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut Elly mengatakan, sejauh ini kinerja pemerintah kota telah memperlihatkan kemajuan yang cukup signifikan, hal tersebut terlihat dari berbagai pembangunan yang dilakukan, baik berupa infrastruktur atau non-infrastruktur.

Hal itu dapat kita lihat dari infrastruktur saat ini seperti jalur dua di sepanjang jalan Bypass, pembangunan kawasan Muaro Lasak hingga penataan Pasar raya serta beberapa pasar lainnya."jelas politisi Gerindra ini.

Pemerintah Kota Padang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang ke-349 melalui Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Setempat.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Padang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Elly Thrisyanti di Padang.

Dalam rapat istimewa itu juga tampak dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Wali Kota Padang Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Padang Emzalmi.


Sejumlah tokoh terlihat hadir dalam kegiatan mulai dari anggota DPD RI Leonardy Harmainy, anggota DPR RI Betty Shadiq, mantan Wali Kota Padang Zuiyen Rais dan Fauzi Bahar serta ribuan undangan lainnya. Peringatan HUT tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Ba Ria Vung Tau Vietnam Mr Lee dan Wali Kota Hildesheim Jerman Mr. Ingo Meyer.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah memberikan penghargaan terhadap 11 tokoh yang telah berjasa bagi kota tersebut. Pemberian itu berdasarkan Surat Wali Kota Padang nomor 249 tahun 2018 terhadap 11 tokoh dalam bidang seni budaya, keagamaan,pemberdayaan manusia, sosial, kemsyarakatan,lingkungan hidup, kemanusiaan, kepemudaan dan olahraga, penggerak koperasi, pendidikan dan kesehatan. (*)
 
Top