JA.com, Limapuluh Kota, (Sumatera Barat)--Bupati Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah daerah Kabupaten Limapuluh Kota membenahi dan mendongkrak kinerja. Ia berharap, daerah ini mampu meningkatkan level penilaian Sistem Akuntabiltas  Kinerja Instansi Pemerintan (SAKIP) tahun ini.

Hal itu disampaikan Bupati Irfendi Arbi dalam arahannya ketika membuka acara coaching pemantapan penyusunan dokumen Akuntabilitas Kinerja  Instansi Pemerintah tahun 2017 dan 2018 di Hotel Ibis Padang, Sabtu (28/7/2018).

“Kita harus berkomitmen untuk bekerja keras membenahi kinerja pemerintah daerah Kabupaten Limapuluh Kota. Kita berharap tahun ini mampu meningkatkan nilai akuntalibilitas kinerja menjadi BB,” ungkap Irfendi Arbi di hadapan Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan 1 Kemenpan RB, Kamaruddin, AK, M.Sc  selaku narasumber, Pj. Sekda Taufik Hidayat, SE, MM, Asisten Pemerintahan Drs. Deddy Permana, serta para kepala OPD.

Agar tahu apa apa kelemahan dan kekurangan, serta solusi peningkatan akuntabilitas kinerja tersebut, ia meminta seluruh peserta mengikuti coaching pemantapan penyusunan dokumen Akuntabilitas Kinerja  Instansi Pemerintah itu dengan serius. Demi perobahan ke arah yang lebih baik, peserta coahing diminta tidak segan bertanya kepada nara sumber.

“Saya minta seluruh peserta benar-benar serius mengikuti acara ini. Perlu disadari, akuntabilitas kinerja itu harus sebanding dengan pertanggungjawaban keuangan. Kita berharap semua kegiatan pembangunan itu betul-betul bermanfaat dan memberikan dampak,” tutur Irfendi sembari mengajak peran aktif masyarakat dalam upaya perbaikan kinerja pemerintah daerah ini.

Lebih lanjut Irfendi menegaskan, Pemkab Limapuluh Kota harus dapat meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan yang tepat sasaran. Disamping itu, aparatur pemerintahnya dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab serta fungsinya secara baik dan transparan serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Sementara itu Asisten Deputi Kemenpan RB Kamaruddin, AK, M.Sc dan Hary Sukamto kepada wartawan mengapresiasi komitmen Bupati Irfendi Arbi untuk membenahi akuntabilitas kinerja pemerintah daerah Kabupaten Limapuluh Kota. Menurutnya, ini juga harus menjadi komitmen dan target seluruh OPD.

“Seperti dikatakan Bupati Irfendi Arbi, kita harus mampu menerapkan impelementasi SAKIP. Dalam hal ini tentunya kita juga harus siap untuk merubah kebiasaan buruk seperti halnya penganggaran yang hanya berdasarkan output, menjadi harus berdasarkan kinerja dan harus bermanfaat,” ungkap Kamaruddin.

Dikatakan, dalam penilaian kinerja ini ada lima komponen yang harus dipenuhi. Aspek yang dinilai itu antara lain, perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal dan pencapaian sasaran/kinerja organisasi. Masing-masingnya ada nilainya dan juga diukur apakah sudah berorientasi hasil serta memperhatikan kualitasnya.

“Kita ingin nilai ke lima komponen itu didorong untuk bisa naik dari level CC menjadi B bahkan BB. Kita sudah melihat komitmen Bupati Irfendi Arbi dan OPD untuk mewujudkan peningkatan nilai akuntabilitas kinerja tersebut,” tutur Kamaruddin.

Sebelumnya panitia acara Deki Yusman, S.STP dalam laporannya menyebut, Bupati bersama OPD telah berkomitmen penuh untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang ditandai dengan telah terwujudnya fakta integritas yang ditandatangani bupati dengan seluruh kepala OPD.

“Dengan diadakannya coaching ini diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan penilaian laporan kinerja OPD serta penguatan akuntabilitas sebagai langkah mewujudkan pemerintahan yang bersih dan benas KKN, serta meningkatnya pelayanan publik, meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi,” jelas Deki. (gun)

 
Top