JA. com Jakarta (Sumatera Barat)--Pemerintah Provinsi Sumatera Barat patut berbangga, hari ini diruang sidang DPRD sumbar, gemuruh tepuk tangan seluruh peserta Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sumbar bergema saat anggota V BPK RI, Isma Yatun, mengumumkan di podium bahwa Provinsi Sumatera Barat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-6 kalinya.

Atas prestasi itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersyukur dan berterimakasih kepada seluruh SKPD Provinsi Sumbar yang telah bekerja dengan baik dan selalu berpedoman kepada aturan yang ada.

“Kami sangat bersyukur atas perolehan opini WTP enam kali berturut-turut. Ini merupakan buah komitmen kami bersama, baik eksekutif maupun legislatif untuk menyelenggarakan pemerintahan yang baik. Kami akan segera menindaklanjuti semua temuan dan saran atau rekomendasi dari BPK RI.

Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD sebagai lembaga pengawas, BPK RI yang telah memberikan pembinaan berbasis acrual, serta semua fihak, sehingga opini WTP dapat diraih selama enam kali berturut-turut dan mudah-mudahan bisa untuk yang ke tujuh kali”ujar Irwan Prayitno.

Sebelumnya Anggota V BPK RI, Isma Yatun mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar yang telah memberikan laporan keuangan tercepat dibandingkan provinsi lain di Indonesia.

"Provinsi Sumbar adalah provinsi tercepat dalam memberikan laporan keuangan di Indonesia dan lebih cepat satu bulan dari jadwal yang ditetapkan. Ini adalah tahun ketiga BPK RI melakukan audit akuntansi berbasis acrual, alhamdulillah, Provinsi Sumbar telah melaksanakannya dengan baik dan mengungguli provinsi lain dalam penyelenggarannya," ungkap Isma dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Menurut Isma Yatun, opini WTP tidak serta merta menutup kemungkinan masih ada temuan dan itu harus ditindaklanjuti segera. Relise/Zardi
 
Top