JA.com, Limapuluh Kota, (Sumatera Barat)--Untuk penguatan kualitas dan kompetensi  Sumber Daya Manusia  (SDM) di Kabupaten Limapuluh Kota, bupati setempat H. Irfendi Arbi mengirimkan sejumlah usia produktif mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi ( PBK) yang diadakan Kementerian Tenaga Kerja RI di Balai Besar Diklat Serang Banten. Ia berharap, pelatihan itu mampu mengurangi jumlah pengangguran di daerah ini.

“Lapangan kerja merupakan salah satu masalah yang menjadi perhatian serius banyak daerah termasuk Limapuluh Kota. Kita berharap pengiriman peserta pelatihan ini mampu  meningkatkan kualitas SDM sebagai upaya menciptakan lapangan kerja dan mengatasi masalah pengangguran,” ungkap Bupati Irfendi Arbi ketika melepas peserta PBK di rumah dinas bupati di Labuah Basilang, Senin, (25/6/2018).

Dikatakan, persoalan lapangan kerja dan pengangguran tidak bisa dibiarkan begitu saja. Melainkan harus segera dicarikan sosulisnya, karena ini akan bisa menyebabkan timbulnya berbagai masalah seperti kemiskinan.

Terkait dengan masalah ketegakerjaan ini, Pemerintah Kabupaten Limapuluh harus terus berupaya mencarikan jalan keluarnya, guna mempercepat pengurangan tingkat pengangguran. Contohnya, dengan mengirimkan usia produktif mengikuti berbagai keterampilan serta bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyalurkan pencari kerja tenaga kerja,

“Dengan adanya pembekalan berupa pelatihan keterampilan, diharapkan SDM yang ada di daerah ini benar-benar  tampil menjadi tenaga kerja terampil dan berkompeten sesuai kebutuhan pengguna tenaga kerja. Tak kalah pentingnya, juga mampu membuka lapangan kerja sendiri,” ingat Irfendi.

Selain memiliki pengetahuan dan keterampilan, lebih jauh Irfendi mengingatkan para peserta pelatihan itu juga diharapkan mampu menunjukan perilaku atau sikap kerja yang baik agar nantinya benar-benar tampil menjadi tenaga kerja yang siap saing.

"Kita tentu akan selalu berperan aktif menyikapi persoalan tenaga kerja di daerah ini. Khusus dalam kegiatan PBK, kita mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Tenaga Kerja yang telah memberikan kesempatan putera puteri kita mendapatkan pelatihan keterampilan,” tutup Irfendi.

Sebelumnya, KabidKetenagakerjaan : Afrizal,S.Sos, MSi dalam laporannya mengatakan, pelatihan ini merupakan program Kementerian Tenaga Kerja RI bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Kerja Serang Banten. Program pengembangan latihan kerjayang berlangsung selama 1,5 bulan itu bertujuan untukmenciptakan lapangan kerja mandiri dan pengentasan pengangguran.

“Para peserta pelatihan nantinya mendapatkan sertifikasi Pelatihan Berbasis Kompetensi. Dengan begitu, mereka bisa menempati perusahaan besar di Indonesia,” tutur Afrizal.

Dikatakan, peserta yang dikirim tahap awal ini sebanyak 16 orang yang berhasil lolos dari sebanyak 40 orang peserta yang mengikuti seleksi. Rencananya, jumlah peserta dari daerah ini sebanyak 32 orang.

“Peserta itu diseleksi pada Bulan Mei lalu dengan jumlah keselurannya 40 orang, tapi yang lolos hanya 16 orang untuk kita kirim pada pelatihan tahap awal ini,” terang Afrizal. (gun)
 
Top