JA.com, Limapuluh Kota (Sumatra Barat)--Di depan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo sebanyak 832 murid Sekolah Dasar se-Nagari Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, kemarin terlihat semangat mempraktikkan sikat gigi secara baik dan benar.  Aksi murid-murid SD ini bertujuan untuk mengukir rekor sikat gigi massal pada Museum Rekor Indonesia (MURI) bersama 500.000  peserta lainnya se-Indonesia. Momen yang digagas Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) merupakan bagian dari puncak peringatan  Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) Tahun 2022. Untuk Limapuluh Kota digelar di Lapangan Kubu Gadang Bola, Taeh Baruah.

Bupati Safaruddin mengapresiasi peran PDGI dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya kesehatan gigi dan rongga mulut. Respon PDGI  kata Bupati Safaruddin juga terlihat cepat terlebih aksi Bhakti Sosial pada HKGN 2022.

"Saat Muscab PDGI beberapa waktu lalu, kami memberikan tantangan kepada PDGI untuk menggerakkan berbagai pihak melaksanakan aksi nyata peningkatan Kesehatan gigi di masyarakat dan Alhamdulillah dapat terlaksana," katanya.

Dikatakan, kesehatan gigi dan mulut adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup secara langsung disamping pengaruh terhadap rongga mulut dan fungsi pengunyahan. Oleh sebab itu, Bupati Safaruddin mengajak pelajar maupun masyarakat untuk memelihara kesehatan gigi dengan sejak dini.

"Masalah gigi dan mulut tentunya dapat menginfeksi bagian tubuh lainnya yang berimbas pada penurunan produktivitas dalam proses menuntut ilmu," ujar Bupati Safaruddin.

Ia berharap, semangat pengabdian yang tinggi PDGI untuk meningkatkan kesadaran pelajar dalam membiasakan sikat gigi yang baik dan benar sehingga dapat membentuk karakter yang kuat bagi anak sekolah di masa depan.
Bhakti Sosial pada peringatan HKGN di Limapuluh Kota, selain aksi sikat gigi massal, juga dilaksanakan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut serta dirangkai dengan Program Dinas Kesehatan yaitu Bulan Imunisasi Anak Nasional.

Hadir, Sekretaris Daerah Widya Putra, Ketua TP PKK Nevi Safaruddin, Kepala Dinas Kesehatan Adel Noviarman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indrawati, Ketua PDGI Luak Limopuluah drg.Yone Akses Djohar, unsur Forkopimca dan Nagari.

Sementara itu, Ketua PDGI Luak Limopuluah dr.Yone Akdes mengatakan, pencanangan HKGN secara nasional dicetuskan pertama kali pada acara bulan kesehatan nasional pada 12 September 2011 di lapangan Gasibu Bandung oleh dr Endang Rahayu Sedyaningsih.

Seterusnya drg Yone menjelaskan, dengan mengangkat tema "Pulih bersama dengan senyum sehat Indonesia", kegiatan sikat gigi massal ini bisa jadi momentum pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dalam skala nasional.

Ia berharap, suksesnya gelaran ini turut meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan gigi masih rendah.

"Berdasarkan riset Kemenkes, 57,6% masyarakat kurang sadar dan mengalami permasalahan kesehatan gigi dan baru 10,2% yang mendapatkan penanganan," tutup drg.Yone. (MG)
 
Top