JA.com, Tanah Datar (Sumatra Barat)--Guna melahirkan pengusaha-pengusaha baru di Tanah Datar, Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Keperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Tanah Datar melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) bekerja sama dengan Balai Diklat Industri (BDI) Padang gelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) 3 in 1 Operator Junior Custom Made Wanita Angkatan III Tahun 2022.

Diklat yang dimotori BDI Padang ini dilaksanakan dari tanggal 30 Mei s.d 22 Juni 2022 mendatang dan resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH, MH, Senin (30/5/2022), kemarin di Aula Gedung Promosi Tanah Datar di Samping Indo Jolito Batusangkar.

Wabup Richi Aprian, Tanah Datar sangat beruntung dan ini kesempatan yang sangat luar biasa terkhusus bagi peserta, karena BDI Padang memilih Tanah Datar sebagai lokasi diklat ini dan Wabup berharap agar peserta dapat mengikutinya dengan serius.

"Diklat ini merupakan kesempatan bagi kita peserta karena akan dapat menimba ilmu dan skil dibidang kerajinan seperti menjahit ini dan ditambah lagi dukung pemerintah daerah dengan berbagai fasilitas semoga nanti akan lahir pengusaha-pengusaha baru di Tanah Datar,” ujarnya.

Wabup menyebut jika Pemerintah Daerah juga telah melaunching Program Unggulan (Progul) Makan Rendang yang bertujuan untuk memberikan bantuan pinjaman modal dengan bunga rendah bagi usaha-usaha kecil di daerah dan agar terhindari dari para tengkulak atau rentenir.

Wabup Richi Aprian juga berharap usai pelatihan nanti agar dibuat sebuah naungan atau koperasi yang dapat mewadahi para peserta untuk tumbuh dan berkembang lebih maju dan berdaya saing dalam dunia industri.

Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua Dekranasda Ny. Patty Richi Aprian menyampaikan diklat bekerja sama dengan BDI tersebut juga sebagai upaya kepedulian Dekranasda bersama Pemerintah Daerah untuk menambah wawasan dan skil bagi masyarakat.

"Pada diklat ini pemerintah daerah Tanah Datar memfasilitasi dengan peralatan mesin jahit sehingga peserta dapat dengan maksimal mengikutinya dan pada akhirnya ini dapat mendukung progul daerah, Menciptakan 1000 Wirausahawan Baru,” ucapnya.

Ia, berharap agar peserta mengikuti dengan sungguh-sungguh, sehingga selesai nanti sebanyak 40 orang peserta itu lulus semua dan bisa melanjutkan dirumah atau ditempat usahanya masing-masing.

Sebelumnya Kepala Balai Diklat Industri Padang Surya Agusman, SE, MM mengatakan sesuai dengan peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 40 Tahun 2014 bahwa BDI ini mempunyai tugas memberikan pelatihan bagi calon tenaga kerja.

“Sesuai dengan program pokoknya BDI ini hanya memberi pelatihan berupa bordiran dan fashion, untuk bordiran ada tiga program yang diberikan seperti bordir manual, bordir hight speed dan bodir komputer,” katanya.

Tekait diklat yang diadakan ini disampaikan Surya adalah diklat dibidang menjahit pada tingkat operator, kenapa memilih Tanah Datar, dikatakannya karena di Tanah Datar sudah ada tempat dan peralatan mesin jahitnya. (MG)
 
Top